Pandemi Covid-19 masih mewabah di Indonesia, namun Pemerintah sudah menerapkan New Normal untuk mengembalikan aktifitas masyarakat terutama aktifitas ekonomi dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. Begitu juga dengan sistem pembelajaran di Indonesia. Berikut merupakan Panduan dalam penyelenggaraan pembelajaran dalam situasi New Normal, yang merupakan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang dibuat oleh 4 Menteri, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri dalam menyikapi situasi New Normal khususnya bagi penyelenggaraan pembelajaran. Keputusan Bersama NOMOR 01/KB/2O2O, NOMOR 516 TAHUN 2O2O, NOMOR HK.03.0 1 /Menkes I 363 I 2O2O, NOMOR 440-842 TAHUN 2020 TENTANG PANDUAN PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN PADA TAHUN AJARAN 2O2O/2O21 DAN TAHUN AKADEMIK 2O2O/2O21
DI MASA PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE 2019 (COVID-19) bisa dilihat disini.
Buku saku Panduan Pembelajaran, juga bisa dilihat disini
Penyebaran Covid-19 semakin meresahkan masyarakat, banyak langkah - langkah yang diambil Pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran virus tersebut. Selain menyediakan Hand Sanitizer bagi pengunjung kantor, Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan juga menyiapkan Bilik Sterilisasi. hal tersebut dilakukan sebagai salah satu tindakan preventif guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Penyediaan Bilik Sterilisasi dipandang perlu diadakan di Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan karena Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan merupakan salah satu Dinas yang banyak dikunjungi.
Mengapa jaga jarak sangat penting untuk cegah penyebaran Corona? Pemerintah saat ini sudah dan terus melakukan upaya untuk memutus mata rantai penularan virus Corona. Imbauan yang dilakukan pemerintah salah satunya menjaga jarak fisik (physical distancing), kerja dari rumah, belajar di rumah, hingga beribadah di rumah terus digaungkan.
Himbauan tersebut berkaitan erat dengan sifat virus Corona yang menular antarmanusia dan penularan bisa terjadi melalui percikan. Itulah sebabnya diharapkan warga menjaga jarak fisik dengan sesamanya untuk meminimalkan resiko terkena percikan (droplet), atau menyentuh benda yang sebelumnya terkena droplet.


Ditengah semakin merebaknya virus Corona Covid-19 tersiar kabar Ibunda Presiden Republik Indonesia Joko Widodo berpulang ke rahmatulah. Ibu Sujiatmi, lebih sering dipanggil dengan nama Eyang Noto meninggal dunia pada pukul 16.45 WIB di RS Slamet Riyadi, Surakarta dalam usia 77 tahun.
Sujiatmi adalah putri dari pasangan Wirorejo dan Sani yang lahir pada tanggal 15 Februari 1943. Lahir dari keluarga pedagang kayu di Dusun Gumukrejo, Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Sujiatmi adalah perempuan satu-satunya, dari tiga bersaudara putra.
Selamat jalan Eyang Noto.
KALENDER PENDIDIKAN